Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Mengenal 36 Macam Pesan Error Bluescreen


1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Error ini yang paling sering muncul pada saat terjadi Blue Screen.
Pesan kesalahan ini biasanya disebabkan kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.
Penyebabnya:
- Driver yang bentrok atau tidak cocok
- Permasalahan pada Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
- Permasalahan pada Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card


2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Pesan error ini setidaknya sudah sedikit memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya.
Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.
3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila Anda mendapatkan pesan error seperti ini, dapat disebabkan karena:
- Overclock Hardware yang berlebihan
- Komponen komputer yang terlalu panas
- BIOS yang korup
- Memory dan CPU yang cacat

4. DATA_BUS_ERROR
Pesan error ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.

5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)

6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Pesan error ini disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.

7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.

8. BAD_POOL_CALLER
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.

9. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM

10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Pesan error ini disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.

11. KMODE_EXCEPTION_NOT_HANDLED (0×0000001E)
Pesan Stop 0×0000001E mengindikasikan bahwa kernel Windows XP mendeteksi sebuah instruksi prosesor ilegal atau yang tidak diketahui. Penyebab pesan Stop ini 0×0000001E mirip dengan penyebab pesan Stop 0×0000000A, yaitu karena pelanggaran akses dan memori yang tidak valid. Biasanya error-handler (pengendali error) default dari Windows XP akan mengatasi masalah ini jika tidak terdapat error-handling routines didalam kode instruksi yang dijalankan.
12. MISMATCHED_HAL (0×00000079)
Menunjukkan bahwa HAL (Hardware Abstraction Layer) dan tipe kernel komputer tidak cocok. Error ini sering terjadi ketika setting firmware ACPI dirubah. Contohnya, Anda mungkin meng-install Windows XP di komputer X86-based dengan opsi enable pada ACPI firmware di-enable-kan dan kemudian Anda disable-kan. Error ini dapat juga terjadi ketika file konfigurasi yang tidak cocok antara single dan multi-processor di-copy-kan ke sistem.
13. ATTEMPTED WRITE TO READONLY MEMORY (0x000000BE)
Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service. Tidak beda jauh dengan yang nomor 1 diatas.
14. DRIVER POWER STATE FAILURE (0X0000009F)
Tidak cocok/kompatibel antara “computer’s power management” dengan driver atau services yang berjalan. Biasa terjadi pada saat komputer melakukan “hibernasi”.
15. DRIVER UNLOADED WITHOUT CANCELLING PENDING OPERATIONS (0X000000CE)
Penyebab masalah ini mirip dengan masalah Attempted Write To Readonly Memory, bisa lihat masalah tersebut diatas.  
16. DRIVER USED EXCESSIVE PTES (0X000000D)
Lihat pada masalah No More System PTEs.
17. HARDWARE INTERRUPT STORM (0X000000F2)
Masalah timbul ketika suatu hardware (USB atau SCSI controller) gagal untuk “melepas” sebuah IRQ. Kegagalan tersebut biasanya disebabkan karena masalah pada driver. Selain itu masalah ini juga dapat timbul karena adanya dua perangkat menggunakan IRQ yang sama.
18. KERNEL DATA INPAGE ERROR (0X0000007A)
Masalah timbul pada virtual memory, biasanya karena windows tidak dapat membaca atau menulis data ke swap file. Kemungkinan penyebab antara lain bad sectors, virus, memory yang cacat, atau bahkan kerusakan motherboard.
19. KERNEL STACK INPAGE ERROR (0X00000077)
Penyebab mirip dengan masalah “Kernel Data Inpage Error,” di atas.

20. KMODE EXCEPTION NOT HANDLED (0X0000001E)

Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service, konfilk IRQ. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Masalah ini juga dapat disebabkan karena kurangnya space pada disk pada saat melakukan instalasi. 
21. NO MORE SYSTEM PTES (0X0000003F)
Masalah muncul karena Windows kekurangan Page Table Entries (PTEs). PTEs digunakan untuk melakukan mapping RAM. Dimana mapping ini dilakukan oleh Virtual Memory Manager (VMM). Masalah ini juga dapat muncul ketika anda menggunakan beberapa monitor sekaligus.  
22. STATUS IMAGE CHECKSUM MISMATCH (0Xc0000221)
Kemungkinan penyebab error ini adalah kerusakan pada swap file, atau driver yang corrupted.
23. STATUS SYSTEM PROCESS TERMINATED (0Xc000021A)
Disebabkan adanya masalah pada Winlogon.exe atau pada Client Server Runtime Subsystem (CSRSS). Bisa juga disebabkan karena suatu user dengan level administrator merubah permission suatu file-file penting pada sistem Windows.
24. UNMOUNTABLE BOOT VOLUME (stop code 0X000000ED)
Disebabkan karena Windows tidak bisa “mount” boot volume. Lihat juga pada bagian “Inaccessible Boot Device,”
25. UNABLE TO LOCATE DLL (0 X00000135)
Disebabkan oleh sebuah file yang telah hilang atau rusak, atau kesalahan registri.
26. THREAD STUCK IN DEVICE DRIVER (X000000EA)
Biasanya disebabkan oleh video card (VGA) atau disebabkan oleh driver-nya.
27. ACPI BIOS Error (x000000A5)
BIOS motherboard tidak mendukung/tidak support spesifikasi ACPI.
28. Kernel Mode Exception Not Handled (x0000008E)
Kesalahan pada kernel level aplikasi, tetapi Windows tidak menangkap kesalahan prosesor. Biasanya kesalahan kompatibilitas hardware.
29. NMI Hardware Failure (x00000080)
Disebabkan oleh hardware (Sepertinya ada kesalahan lblue screen dan hardware bond).
30. System Thread Exception Not Handled(x0000007E)
Kesalahan system process, tetapi Windows tidak dapat menangkap kesalahan prosesor. Banyak penyebabnya, termasuk: kompatibilitas hardware, ada masalah system driver atau system service, atau beberapa software.
31. Registry Error (x00000051)
kesalahan system configuration manager atau kesalahan manajer karena hard disk itu sendiri memiliki kerusakan fisik atau file system, sehingga di dalam register file membaca input / output erorr.
32. FTDISK Internal Error (x00000058)
Kegagalan karena kesalahan driver utama.
33. Critical Service Failed (x0000005E)
Awal yang sangat penting untuk mengidentifikasi sistem yang disebabkan.
34. Session3 Initialization Failed (x0000006F)
Error ini biasanya muncul pada Windows startup, biasanya muncul pertanyaan driver atau kerusakan yang timbul dari sistem file.
35. Process Has Locked Pages(x00000076)
Dikarenakan driver pada penyelesaian input / output.
- Solusinya :
Langkah pertama: Klik Start -> Run: regedt32, cari [HKLM \ SYSTEM \ Currentcontrol Set \ control \ session manager \ memory management], double-byte value di sisi kanan “TrackLockedPages”, nilai 1.Langkah Kedua: Jika blue screen lagi, maka pesan kesalahan akan menjadi: STOP: 0x0000000CB (0xY, 0xY, 0xY, 0xY) DRIVER_LEFT_LOCKED_PAGES_IN_PROCESS salah satu dari keempat “0xY” akan muncul nama driver yang menjadi masalah, repair atau uninstall driver yang muncul.Langkah ketiga: Untuk masuk ke registri, hapus “TrackLockedPages” yang sudah ditambahkan tadi.
Multiple IRP Complete Request (stop code 0 x00000044) Biasanya disebabkan oleh driver perangkat hardware.
- Uninstall driver yang baru diinstal.
36. RDR File System (x00000027)
Penyebab kesalahan ini sulit untuk dinilai, tetapi “out of Windows memory management problem” kemungkinan akan menyebabkan munculnya stop code ini.
Solusinya :
- Jika disebabkan karena memory management, meningkatkan/upgrade memori (RAM) akan memecahkan masalah.

Memperbaiki error bluescreen pada saat instal ulang xp

Kemungkinan munculnya blue screen pada saat instal ulang ada beberapa faktor yaitu dikarenakan  CD instalasi rusak atau CD drive rusak, pengaturan bios, dan system rusak.


kalau temen-temen sudah bisa boot instal xp nya tapi keluar blue screen, biasanya di blue screen tersebut diberitahukan bahwa ada virus atau Anda disarankan untuk me-remove hardware yang terinstal di komputer.
Mungkin penyebabnya adalah  settingan bios komputer.

Ni Solusinya :
  • Masuk ke BIOS ( pada saat komputer di nyalakan pencet F2 atau DEL)
  • Cari di Menu "Advance" SATA Controller Mode option atau SATA MODE
  • Ubah menjadi "Enhanced" atau menjadi "IDE Mode"
  • Terus kluar dari BIOS (exit and save change) 
  • Bis tu coba instal ulang lagi.

Moga berhasil..

Mengatasi Error Setup Visual Basic 6.0 Pada Windows 7 32bit dan 64bit

Sekian kali saya ditanya dan diminta tolong untuk menginstall Visual Basic 6.0 Enterprise Edition oleh teman-teman walau mereka telah mengikut petunjuk cara install dari sana sini namun sering mendapatkan error dan tidak bisa dipakai.
Biar bermanfaat untuk semuanya dan tidak mengulang-ulang jawaban saya. Ikuti saja petunjuk di bawah ini. Cara instalasi ini sudah saya test pada Windows 7 baik yang 32 bit dan 64 bit tanpa mendapatkan hambatan sama sekali
Hal penting yang harus anda perhatikan sebelum menginstallnya adalah membuat satu file kosong berekstensi dll (download di sini sudah saya buatkan) lalu simpan di folder C:\Windows dan beri nama MSJAVA.DLL File ini berguna untuk memenuhi satu kekurangn Visual Basic 6.0 ini agar tidak menggunakan file Java, dimana pada saat proses instalasi berlangsung dia akan mencarinya dan bila bila tidak diketemukannya maka Visual Basic 6.0 ini terpaksa menggunakan Java yang lama sehingga windows anda harus di-restart. File MSJAVA.dll kosong ini berguna untuk melewati (bypassing) Java yang udah karatan (usang) agar kita tak perlu me-reboot/me-restart komputer setelah proses install selesai.

Setelah MSJAVA.DLL anda simpan pada direktori C:\Windows/ maka ikuti langkah-langkah sbb:
  1. Matikan UAC; caranya KLIK INI
  2. Masukkan CD Visual Studio 6 CD atau buka dari Virtual drive anda
  3. Jangan diklik Autorun setup bila dia muncul di layar anda.
  4. Cari dimana SETUP.EXE dalam CD atau folder Visual Basic 6.0 Enterprise Edition anda
  5. Klik pakai mouse kanan pada SETUP.EXE dan pilih  Run As Administrator, maka akan muncul tulisan "On this and other Program Compatibility Assistant warnings", Klik saja "Run Program."
    - Klik Next.
    - Klik "I accept agreement" kemudian Next.
    - Masukan nama dan nama organisa/perusahaan anda(di isi sembarang) kemudia klik Next.

6. Pilih Custom Setup terus klik Next.
7. Klik Continue kemudian Ok.
    Tunggu kurang lebih 2 menit sampai ada pilihan sbb:
  •         Microsoft Visual Basic 6.0
  •         ActiveX
  •         Data Access
  •         Graphics
Yang lainnya jangan dipilih dan klik saja Continue untuk melanjutkan langkah berikutnya.
8. Bila tidak memiliki CD MSDN jangan dicentang k install MSDN nya kemudian klik next dan akan muncul semacam pemberitahuan kekurangannya bila tidak menginstall MSDN, abaikan saja dengan klik Accept.

9. Klik skip saja pada instalasi Installshield karena ini hanya pelengkap yang sudah sangat usang dan tidak diperlukan lagi.

10. Klik next lagi untuk melewatkan instalasi Backoffice, VSS dan SNA Server karena tidak begitu penting dan sudah usang pula.

11. Pada dialog selanjutnya lepaskan centangan "Register Now" dan klik Finish.

12. Selesai. Silahkan jalankan VB6 anda pada Start>All Program>Microsoft Visual Studio 6

Catatan Tambahan:
- Biar gak repot-repot cari aplikasinya buat aja short cut di desktop komputer anda.
- Pada Windows 7 ada hal-hal yang sangat mengganggu kala menjalankan VB 6 ini diantaranya kita susah sekali menarik ulur ukuran form yang kita buat pada penampilan design form. Untuk mengatasi hali ini setelah proses instalasi anda berhasil rubahlah kompatibilitasnya pada IDE executable dengan cara:

- Gunakan Windows Explorer cari dimana anda menginstall VB6. Biasanya terletak pada C:\Program Files\Microsoft Visual Studio\VB98\
  
- Klik pakai mouse kanan pada VB6.exe dan pilih property-nya lalu klik pada Compatibility lalu centang semua ini:
  • Run this program in compatibility mode for Windows XP (Service Pack 3)
  • Disable Visual Themes
  • Disable Desktop Composition
  • Disable display scaling on high DPI settings
Setelah proses di atas seharusnya Visual Basic anda berjalan normal. Silahkan download aplikasinya berikut cd-key dan pelengkapnya di bawah ini:
Visual Basic 6.0 Enterprise Edition
CD-KEY
MSJAVA.DLL